Entri Populer

Rabu, 01 Januari 2014

SISWA TPA DUSUN SADAP NIKMATI BELAJAR DI GEDUNG PERMANEN

Berkah Masuknya PNPM MPd.

                                            
MASYARAKAT Dusun Sadap, Desa Perlang, Kecamatan Lubuk Besar, Kabupaten Bangka Barat, khususnya para siswa dan pendidik Taman Pendidikan Al Quran (TPA) mengucapkan terima kasih dengan terbangunnya tambahan bangunan gedung TPA dari dana Bantuan Langsung Masyarakat (BLM) Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan (PNPM MPd) tahun anggaran (T.A.) 2013.

Diharapkan dengan keberadaan gedung yang baru akan menambah motivasi belajar, jumlah murid semakin banyak dan terjadi peningkatan prestasi. Walaupun gedung yang didambakan tersebut saat ini masih dalam proses penyelesaian pekerjaan tahap akhir. Diharapkan dengan keberadaan gedung yang baru akan menambah motivasi belajar, jumlah murid semakin bertambah dan terjadi peningkatan prestasi.

Sebenarnya, gedung TPA lama sampai sekarang masih berfungsi,tapi kondisi fisik bangunan sudah semakin memprihatinkan. Demikian pula sarana pembelajaran seperti meja, kursi, papan tulis, lemari dan lain-lain. Apalagi jumlah murid Taman Kanak-kanak Al qur an (TKA) dan TPA sudah mencapai 82 orang.
“ Kalau diperhitungkan dengan ketersediaan lokal belajar saat ini, kondisi ini tidak memadai lagi untuk menampung para siswa belajar  yang menginginkan sarana dan suasana belajar yang nyaman,” kata seorang guru TPA kepada penulis. Karena itu, masyarakat Dusun Sadap mengusulkan penambahan lokal belajar melalui kegiatan dana PNPM MPd.  Alhamdulillah sambung seorang warga pada tahun 2013 ini, usulan kami untuk penambahan lokal gedung TPA berukuran 7 meter x 18 meter bisa terdanai dari PNPM Mandiri Perdesaan.

Gedung TPA yang dikerjakan tukang dan pekerja setempat tersebut dilengkapi dengan sarana meubelair, WC dan tempat wudu. Total dana pembangunan gedung TPA mencapai Rp.238.293.000 dengan pembagian dana sebesar Rp.226.378.000 untuk kegiatan fisik TPA. Sedangkan  Rp. 7.149.000 dialokasikan untuk operasional Tim Pengelola Kegiatan (TPK)  dan Rp.4.766.000 digunakan untuk operasional Unit Pengelola Kegiatan (UPK). 

Awalnya pada 1998 para siswa TKA dan TPA masih belajar menggunakan sarana prasarana di masjid setempat. Dengan berswadaya dan bergotong royong  secara bertahap, masyarakat membangun gedung sederhana sebanyak 2 lokal. Akhirnya pada 2009, para murid TKA danTPA pindah belajar di bangunan yang dikerjakan swadaya warga Dusun Sadap  tersebut.

(Yurizal Mansyur, Fasilitator Kabupaten PNPM MPd. Bangka Tengah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar