Berkah Masuknya PNPM MPd.
MASYARAKAT Dusun
Sadap, Desa Perlang, Kecamatan Lubuk Besar, Kabupaten Bangka Barat, khususnya
para siswa dan pendidik Taman Pendidikan Al Quran (TPA) mengucapkan terima
kasih dengan terbangunnya tambahan bangunan gedung TPA dari dana Bantuan
Langsung Masyarakat (BLM) Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri
Perdesaan (PNPM MPd) tahun anggaran (T.A.) 2013.
Diharapkan dengan
keberadaan gedung yang baru akan menambah motivasi belajar, jumlah murid semakin banyak dan terjadi
peningkatan prestasi. Walaupun gedung yang didambakan tersebut saat ini masih
dalam proses penyelesaian pekerjaan tahap akhir. Diharapkan dengan keberadaan
gedung yang baru akan menambah motivasi belajar, jumlah murid semakin bertambah dan terjadi peningkatan prestasi.
Sebenarnya,
gedung TPA lama sampai sekarang masih berfungsi,tapi kondisi fisik bangunan
sudah semakin memprihatinkan. Demikian pula sarana pembelajaran seperti meja, kursi, papan tulis,
lemari dan lain-lain. Apalagi jumlah murid Taman Kanak-kanak Al qur an (TKA) dan TPA sudah mencapai 82 orang.
“ Kalau diperhitungkan dengan ketersediaan lokal belajar
saat ini, kondisi ini tidak memadai
lagi untuk menampung para siswa belajar yang menginginkan sarana
dan
suasana belajar yang nyaman,”
kata seorang guru TPA kepada penulis. Karena itu, masyarakat Dusun Sadap mengusulkan penambahan lokal belajar melalui kegiatan dana PNPM MPd.
Alhamdulillah sambung seorang warga pada tahun 2013 ini, usulan kami untuk penambahan
lokal gedung TPA berukuran 7 meter x 18 meter bisa terdanai dari PNPM Mandiri Perdesaan.
Gedung TPA yang dikerjakan tukang dan pekerja
setempat tersebut dilengkapi dengan sarana meubelair, WC dan tempat wudu. Total dana pembangunan gedung
TPA mencapai Rp.238.293.000 dengan pembagian dana sebesar Rp.226.378.000 untuk kegiatan
fisik TPA. Sedangkan Rp.
7.149.000 dialokasikan untuk operasional
Tim Pengelola Kegiatan (TPK) dan
Rp.4.766.000 digunakan untuk operasional Unit Pengelola Kegiatan (UPK).
Awalnya pada 1998 para siswa TKA dan TPA masih belajar menggunakan sarana prasarana di masjid setempat. Dengan berswadaya dan bergotong royong secara bertahap, masyarakat membangun gedung sederhana sebanyak 2 lokal. Akhirnya pada 2009, para murid TKA danTPA pindah
belajar di bangunan yang dikerjakan swadaya warga Dusun Sadap tersebut.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar