SEKRETARIS Jenderal Sekjen) Dewan Pengurus Nasional Ikatan Pelaku Pemberdayaan Masyarakat Indonesia (DPN IPPMI), John Odius, melantik Rizal Mansyur sebagai ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) IPPMI Kepulauan Bangka Belitung periode 2013-2016, Rabu (30/4), bertempat di Hotel Aston Marina Pangkalpinang.
Pelantikan dihadiri Sekretaris Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Provinsi Sri Rezeki, Koordinator PNPM MPd. Provinsi Nanang Legowo, PjO Kab.Bangka Tengah, para spesialis provinsi, fasilitator kabupaten dan kecamatan se-Bangka Belitung. Pelantikan organisasi profesi para pendamping masyarakat tersebut sebagai tindak lanjut deklarasi DPD IPPMI Kepulauan Bangka Belitung pada 27 Februari 2014. “ Semangat untuk memberdayakan masyarakat saat ini sedang subur-suburnya dilaksanakan kementerian dan pemerintahan desa. Apalagi dengan disahkan Undang-undang Nomor 6 tahun 2014 tentang Desa,” kata Jhon Odius yang juga Koordinator Wilayah RMC II PNPM MPd.
Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) merupakan produk unggulan pemerintah saat ini.
Tentu untuk menyukseskan program nasional tersebut membutuhkan para fasilitator atau pendamping masyarakat.
“Sebagai pendamping masyarakat juga pemerintahan daerah bersuka cita karena ada pengakuan pemerintah pusat atas program pemberdayaan masyarakat dan profesi fasilitator. UU Desa menggunakan pendekatan partisipasi dan pemberdayaan masyarakat,” ujar John Odius.
Tentu untuk menyukseskan program nasional tersebut membutuhkan para fasilitator atau pendamping masyarakat.
“Sebagai pendamping masyarakat juga pemerintahan daerah bersuka cita karena ada pengakuan pemerintah pusat atas program pemberdayaan masyarakat dan profesi fasilitator. UU Desa menggunakan pendekatan partisipasi dan pemberdayaan masyarakat,” ujar John Odius.
IPPMI jelasnya sudah ada embrionya sejak 1998 ketika PNPM MPd.diluncurkan. Kemudian diadakan perubahan dan dilegalkan dengan akte notaris dan pada 2010 organisasi pendamping masyarakat itu dikukuhkan dalam suatu organisasi resmi. Pada April 2013, IPPMI menggelar Munas I yang dijadikan momentum untuk menjadikan IPPMI sebagai wadah aspirasi dan perjuangan bagi para fasilitator.
Berkaitan dengan upaya meningkatkan profesionalitas para pendamping masyarakat yang ada dalam berbagai program pemberdayaan masyarakat, IPPMI dalam misinya akan meningkatkan kualitas dan profesionalisme pelaku pemberdayaan masyarakat dengan cara melaksanakan program sertifikasi profesi. “ Sebagai salah satu wadah organisasi profesi pemberdayaan masyarakat selain Asosiasi Pemberdayaan Masyarakat Indonesia (APMI) dan Asosiasi Fasilitator Masyarakat (AFM), IPPMI akan memfasilitasi program sertifikasi atau legalitas profesi yang akan dilakukan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSF),”ujar John Odius.
Kepada kepengurusan DPD IPPMI Bangka Belitung yang baru dilantik, John Odius meminta untuk segera melengkapi susunan kepengurusan, dan menggelar rapat kerja daerah (rakerda) untuk menyusun program kerja termasuk program sertifikasi, pelatihan-pelatihan peningkatan kapasitas pelaku pemberdayaan masyarakat, profesionalisme anggota IPPMI dan jaringan kerja dengan para pelaku program pemberdayaan masyarakat, pemerintah daerah, perguruan tinggi, pers dan LSM.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar