Entri Populer

Rabu, 13 November 2013

KIPRAH UPK

PENYALURAN DANA BERGULIR SPP DI JEBUS  LEBIHI TARGET


SEJAK tahun 2008 sampai Oktober 2013, Kecamatan Jebus, Kabupaten Bangka Barat, mendapat alokasi dana Bantuan Langsung Masyarakat (BLM) Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan (PNPM MPd.) sebesar Rp. 6.760.000.000. Dana program nasional tersebut diperuntukkan selain kegiatan-kegiatan fisik, juga untuk jenis kegiatan perekonomian, yakni Simpan Pinjam khusus Perempuan.
” Hingga akhir Oktober 2013, jumlah dana bergulir SPP di Kecamatan Jebus sejak 2008 sudah mencapai Rp.1.330.500.000 dari total alokasi BLM Rp.6.760.000. Rata-rata persentase dana SPP yang disalurkan untuk meningkatkan perekonomian kaum perempuan ini mencapai dua puluh persen,” kata Fasilitator Kabupaten (Faskab) Keuangan Bangka Barat, Zulkifli, di kantor Faskab Bangka Barat, Muntok.    

Pengurus UPK Kecamatan Jebus sudah membuat rencana perguliran dana SPP tahun anggaran (T.A.) sebesar Rp.1.200.000.000 yang ditetapkan dalam Rencana Perguliran SPP tahun  2013 dalam MAD Pertanggungjawaban UPK pada 19 Februari 2013. ” Realisasi  perguliran dana SPP yang disalurkan kepada Kelompok SPP mulai Mei sampai akhir Oktober 2013 telah mencapai Rp.1.707.500.000 dari target penyaluran Rp.1.200.000.000,” papar Zulkifli.

Diungkapkan Zulkifli bahwa pada awal 2012 terjadi pemekaran Kecamatan Jebus menjadi Kecamatan Jebus dan Parit Tiga. Sebagai konsekuensi pemekaran wilayah tersebut, maka terjadi pembagian pengelolaan kegiatan dana SPP. ” Tiga kelompok SPP yang berada di Kecamatan Parit Tiga, pengelolaannya diserahkan pada Unit Pengelola Kegiatan (UPK) Parit Tiga sesuai dengan  kesepakatan pengelolaan yang ditetapkan dalam MAD Pertanggungjawaban UPK untuk memberikan saldo pinjaman pada kelompok SPP yang masih ada sebesar Rp.230.558.400 kepada UPK Parit Tiga,” terang Zulkifli.

Kemampuan pengurus UPK Jebus dalam menyalurkan dana bergulir SPP melebihi target yang direncanakan, karena pemahaman pengurus UPK yang memadai terhadap pengembangan dan pelestarian kegiatan dana bergulir,” papar Zulkifli. Diharapkan kinerja pengelolaan dana bergulir yang dilaksanakan pengurus UPK Jebus dapat dipertahankan dilihat dari Iddle Capital (IC) di bawah 15 % dan NPL di bawah 10 % sesuai target Key Performance Indicator (KPI) .

Pemahaman yang cukup memadai dalam pengelolaan dana bergulir tersebut sesuai dengan Petunjuk Teknis Operasional Penjelasan X. Kesungguhan pengurus UPK dalam menyalurkan dana bergulir SPP juga didukung aktifnya  Badan Kerjasama Antar Desa (BKAD), Badan Pengawas UPK, Tim Verifikasi dan Tim Pendanaan, termasuk fasilitasi dan pengawasan kegiatan dari Penanggungjawab Operasional  Kegiatan (PjOK) dan Fasilitator Kecamatan) .

Tabel 1.  Alokasi Dana BLM Kecamatan Jebus

No.
Tahun
Alokasi Dana BLM
Total Alokasi Dana BLM
APBN
APBD
1.
2008
1.200.000.000
300.000.000
1.500.000.000
2.
2009
450.000.000
450.000.000
900.000.000
3.
2010
900.000.000
600.000.000
1.500.000.000
4.
2011
360.000.000
550.000.000
910.000.000
5.
2012
630.000.000
200.000.000
830.000.000
6.
2013
720.000.000
400.000.000
1.120.000.000

TOTAL
4.260.000.000
2.500.000.000
6.760.000.000

  
                             Tabel 2.  Alokasi Dana BLM SPP Kecamatan Jebus

No.
Tahun
Total Alokasi Dana BLM
Alokasi untuk Kegiatan SPP
Persentase Dana SPP BLM/Total Alokasi BLM
1.
2008
1.500.000.000
324.500.000
22%
2.
2009
900.000.000
213.750.000
24%
3.
2010
1.500.000.000
275.250.000
18%
4.
2011
910.000.000
215.000.000
24%
5.
2012
830.000.000
197.000.000
24%
6.
2013
1.120.000.000
105.000.000
9%

TOTAL
6.760.000.000
1.330.500.000
20%

                           
                       Tabel 3. Penyaluran Dana Bergulir T.A 2013 UPK Jebus sampai Oktober 2013

No.
Bulan
Dana bergulir yang telah disalurkan
Jumlah Kelompok
1.
Mei
263.000.000
6 klp.
2.
Juli
507.500.000
15 klp.
3.
Agustus
727.000.000
15 klp.
4.
September
210.000.000
7 klp.

TOTAL
1.707.500.000
43 klp



 



Tidak ada komentar:

Posting Komentar