Entri Populer
-
SEKRETARIS Jenderal S ekjen) Dewan Pengurus Nasional Ikatan Pelaku Pemberdayaan Masyarakat Indonesia (DPN IPPMI), ...
-
ANAK-anak belajar di musalla sebelum dibangun Gedung TPA KONDISI Gedung TPA Dusun Bukit Kijang dalam pengerjaan PULUHAN ...
-
PERAN KPMD DALAM MENGAWASI PENGEMBALIAN DANA SPP BAGI para pelaku Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan (PNPM ...
-
FASILITATOR Pemberdayaan PNPM MPd.Integrasi Bangka Tengah,Kep.Bangka Belitung,Rizal Mansyur, saat memberikan pada Peserta Workshop Peny...
-
S alah satu bentuk fasilitasi Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan yang lebih diakrabi ol...
-
Lima FK PNPM MPd. Bangka Belitung Ikuti Pelatihan Mandiri LIMA FK (2 FKT dan 3 FKT) PNPM MPd. Kep.Bangka Belitung, hasil rekrutmen N...
-
PENYALURAN DANA BERGULIR SPP DI JEBUS LEBIHI TARGET SEJAK tahun 2008 sampai Oktober 2013, Kecamatan Jebus, Kabupaten Bangka Barat, m...
-
Segenap Spesialis, Fasilitator dan Pelaku PNPM Mandiri Perdesaan merasakan duka-cita yang mendalam dan merasakan kehilangan atas berpu...
Rabu, 01 Januari 2014
SADAP MENUJU DUSUN MANDIRI BERBASIS KEARIFAN LOKAL
Prolog Pengembangan Dusun dan Desa
SADAP adalah salah
satu dusun yang berada di Desa Perlang, Kecamatan Lubuk Besar, Kabupaten Bangka
Tengah.Desa ini memiliki panorama alam yang
memesona, dikelilingi bukit-bukit yang
menghijau dan terkesan sejuk dengan udara yang segar.
Masyarakat Dusun Sadap hidup dengan kesahajaan dan
berusaha searif mungkin memanfaatkan sumber daya alam yang ada. Beberapa bagian
dusun terlihat ada sisa-sisa kemakmuran zaman
keemasan timah. Pasir putih yang mengelilingi kubahan-kubahan air sisa pengerukan timah atau tambang inkonvensional (TI) dan hasil reboisasi dalam usaha
pengembalian keselarasan alam. Kubahan-kubahan air tersebut ternyata
kemudian membentuk danau-danau
kecil atau warga setempat menyebut kulong-kulong buatan yang indah dan harmonis apalagi jika
dipadukan dengan jajaran bukit-bukit kecil yang berada di sekelilingnya.
Penghasilan
sebagian besar masyarakat Dusun Sadap dalam bidang pertanian dan sebagian kecil sebagai penambang timah. Menjadi penambang timah memang masih menjadi
pilihan instan warga dalam memeroleh pendapatan. Meski menimbulkan pertanyaan : benarkah ini merupakan alternatif terakhir dalam memperjuangkan penghasilan ? Indah dari sisi kondisi pemandangan alam sekarang. Entah untuk lima atau sepuluh tahun mendatang? Masihkah
kita menemukan dusun Sadap seperti sekarang atau bahkan semakin tergerus
oleh keberadaan tambang – tambang timah ?
Sayang, kalau sampai
terkontaminasi oleh keinginan-keinginan sesaat yang tidak memikirkan kebutuhan masa depan.
Konsep pengembangan perdesaan berbasisi kearifan lokal dan alam menjadi pemikiran yang tetap harus
diperjuangkan mulai dari sekarang.Kalau tidak sekarang kapan lagi?
Dusun sederhana
ini memiliki sumber mata air dari perbukitan yang mengalir terus-menerus melalui pipasasi dan tak
pernah kering sepanjang tahun. Seluruh masyarakat dusun bisa mendapatkan sarana
air bersih dan bergotong royong dalam pemeliharaan dengan membayar iuran per bulan. Demikian juga dengan kebutuhan listrik dusun dapat
dipenuhi dengan memanfaatkan sumber air yang ada berupa Pembangkit Listrik
Tenaga Micro Hidro (PLTMH). Suatu kebijakan pembangunan berbasisi kearifan
lokal.
Dusun Sadap
dengan kesahajaan berbasis kearifan lokal, semoga saja dapat dipertahankan dan
dikembangkan menjadi dusun yang memiliki visi dan misi sesuai dengan potensi kedaerahan
dusun tersebut. Kejelian masyarakat dan pemerintah daerah dalam pengembangan
dusun ini kedepan akan sangat membantu
terwujudnya “Masyarakat Madani” yang menjadi harapan seluruh masyarakat Dusun
Sadap. Semoga.
(Yurizal Mansyur, Fasilitator KabupatenPNPM
MPd Bangka Tengah)
SISWA TPA DUSUN SADAP NIKMATI BELAJAR DI GEDUNG PERMANEN
Berkah Masuknya PNPM MPd.
MASYARAKAT Dusun
Sadap, Desa Perlang, Kecamatan Lubuk Besar, Kabupaten Bangka Barat, khususnya
para siswa dan pendidik Taman Pendidikan Al Quran (TPA) mengucapkan terima
kasih dengan terbangunnya tambahan bangunan gedung TPA dari dana Bantuan
Langsung Masyarakat (BLM) Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri
Perdesaan (PNPM MPd) tahun anggaran (T.A.) 2013.
Diharapkan dengan
keberadaan gedung yang baru akan menambah motivasi belajar, jumlah murid semakin banyak dan terjadi
peningkatan prestasi. Walaupun gedung yang didambakan tersebut saat ini masih
dalam proses penyelesaian pekerjaan tahap akhir. Diharapkan dengan keberadaan
gedung yang baru akan menambah motivasi belajar, jumlah murid semakin bertambah dan terjadi peningkatan prestasi.
Sebenarnya,
gedung TPA lama sampai sekarang masih berfungsi,tapi kondisi fisik bangunan
sudah semakin memprihatinkan. Demikian pula sarana pembelajaran seperti meja, kursi, papan tulis,
lemari dan lain-lain. Apalagi jumlah murid Taman Kanak-kanak Al qur an (TKA) dan TPA sudah mencapai 82 orang.
“ Kalau diperhitungkan dengan ketersediaan lokal belajar
saat ini, kondisi ini tidak memadai
lagi untuk menampung para siswa belajar yang menginginkan sarana
dan
suasana belajar yang nyaman,”
kata seorang guru TPA kepada penulis. Karena itu, masyarakat Dusun Sadap mengusulkan penambahan lokal belajar melalui kegiatan dana PNPM MPd.
Alhamdulillah sambung seorang warga pada tahun 2013 ini, usulan kami untuk penambahan
lokal gedung TPA berukuran 7 meter x 18 meter bisa terdanai dari PNPM Mandiri Perdesaan.
Gedung TPA yang dikerjakan tukang dan pekerja
setempat tersebut dilengkapi dengan sarana meubelair, WC dan tempat wudu. Total dana pembangunan gedung
TPA mencapai Rp.238.293.000 dengan pembagian dana sebesar Rp.226.378.000 untuk kegiatan
fisik TPA. Sedangkan Rp.
7.149.000 dialokasikan untuk operasional
Tim Pengelola Kegiatan (TPK) dan
Rp.4.766.000 digunakan untuk operasional Unit Pengelola Kegiatan (UPK).
Awalnya pada 1998 para siswa TKA dan TPA masih belajar menggunakan sarana prasarana di masjid setempat. Dengan berswadaya dan bergotong royong secara bertahap, masyarakat membangun gedung sederhana sebanyak 2 lokal. Akhirnya pada 2009, para murid TKA danTPA pindah
belajar di bangunan yang dikerjakan swadaya warga Dusun Sadap tersebut.
Langganan:
Postingan (Atom)