Entri Populer

Kamis, 26 Desember 2013

SARANA PENDIDIKAN DOMINASI KEGIATAN PNPM MPd.KECAMATAN KOBA T.A. 2013


P
rogram Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan (PNPM MPd.), yang merupakan salah satu program unggulan pemerintah pusat ini menyambangi Kecamatan Koba, Kabupaten Bangka Tengah, mulai tahun 2008. Program pemberdayaan ini sebenarnya diluncurkan pemerintah sejak tahun 2007 bersama-sama dengan PNPM Mandiri Perkotaan, PNPM Mandiri Wilayah Khusus dan Desa Tertinggal.

PNPM MPd. secara umum bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan dan kesempatan kerja masyarakat miskin di perdesaan dengan mendorong kemandirian  dalam pengambilan keputusan dan pengelolaan pembangunan. Selain tujuan umum, PNPM MPd. memiliki tujuan khusus yakni meningkatkan partisipasi seluruh masyarakat, khususnya masyarakat miskin dan atau kelompok perempuan, dalam pengambilan keputusan perencanaan, pelaksanaan, pemantauan dan pelestarian pembangunan. Melembagakan pengelolaan pembangunan partisipatif dengan mendayagunakan sumber daya lokal, mengembangkan kapasitas pemerintahan desa dalam memfasilitasi pengelolaan pembangunan partisipatif.  Menyediakan prasarana sarana sosial dasar dan ekonomi yang diprioritaskan olehmasyarakat. Melembagakan pengelolaan dana bergulir,  mendorong terbentuk dan berkembangnya kerjasama antardesa, mengembangkan kerja sama antarpemangku kepentingan dalam upaya penanggulangan kemiskinan perdesaan.

Tahun 2013 merupakan tahun keenam  PNPM MPd. menyambangi Kecamatan Koba, sudah banyak kegiatan pembangunan yang dilaksanakan melalui program. Apakah kegiatan sarana prasarana pendidikan, sarana prasarana umum, kegiatan sarana dan prasarana kesehatan, dan peningkatan permodalan masyarakat melalui kegiatan Simpan Pinjam khusus Perempuan ( SPP ).

Untuk Tahun Anggaran (T.A.) 2013, kegiatan PNPM MPd. dan PNPM Integrasi di Kecamatan Koba didominasi usulan sarana pendidikan. Yakni, pembangunan 2 Gedung PAUD, pembangunan 2 Gedung TPA dan Bantuan Insentif Honor Guru Madrasah, serta kegiatan sarana prasarana umum berupa Pembangunan Drainase/Siring dan Perkerasan Jalan Rabat Beton. Adapun total dana yang diterima Kecamatan Koba mencapai Rp. 1.603.698.600. Hampir 74,5 % atau sekitar Rp. 1.194.761.300 dialokasikan untuk kegiatan di bidang sarana pendidikan. Lebih rinci dapat diuraikan untuk pembangunan Gedung PAUD dilaksanakan di Kelurahan Simpang Perlang dengan ukuran 7 meter x 16 m sebanyak  2 lokal. Lalu, pembangunan Gedung PAUD di Kelurahan Arung Dalam dengan 7 meter x 16 mter sebanyak 2 lokal. Kemudian, pembangunan Gedung TPA terletak di Kelurahan Koba dengan luas 7 meter x 20 meter sebanyak 2 lokal. Bantuan Honor Guru     di Desa Terentang III untuk 6 guru honor dan pembangunan Gedung TPA berada di Kelurahan Berok dengan luas 7 meter  x 16 meter untuk  2 lokal.

Kegiatan sarana prasaran lain berupa Perkerasan Jalan Rabat Beton di Desa Terentang III dengan ukuran lebar 1,5 meter dan panjang 300 meter dan pekerjaan siring di Desa Kuraudengan lebar 2 meter dan panjang 450 meter. Pembangunan Gedung PAUD yang berlokasi di Simpang Jongkong, Kelurahan Simpang Perlang menelan dana sebesar Rp.275.443.600. ”Kami berharap bangunan TPA yang cukup megah ini  dapat melahirkan generasi cerdas yang memahami isi Al Qur an pada masa  mendatang,” kata Syamsudin, ketua TPK Simpang Perlang, disela-sela pembangunan gedung kebanggaan masyarakat tersebut. Gedung TPA ini lanjut Syamsuddin berukuran 7 meter x 16 meter tersebut, terdiri dari 2 ruangan kelas, 1 ruangan guru beserta kamar mandi, ditambah meubelier dan permainan.

Saat penulis meninjau pekerjaan Gedung TPA di Kelurahan Simpang Perlang, tampak terlihat kemegahan gedung TPA tersebut. Cat warna-warni tampak mencolok membalut bangunan tersebut, sehingga tergambar keceriaan dengan jelas. Adapun Pembangunan Gedung PAUD di RT 12, Kelurahan Arung Dalam, bentuk gedung dan alokasi dana yang diterima TPK sama seperti di Kelurahan Simpang Perlang. Pembangunan dikomandoi Rosidah selaku ketua TPK yang juga guru  PAUD  di Kelurahan  Arung Dalam, sungguh bekerja dan bertanggungjawab dalam penyelesaian pembangunan gedung pendidikan untuk generasi mendatang tersebut. Sarana pendidikan lainnya yang dibangun di Kecamatan Koba berupa Gedung TPA yang berlokasi di RT 8 di Kelurahan Koba dan RT 5 di Kelurahan Berok. 

Adanya gedung TPA ini merupakan anugerah yang sangat diimpikan masyarakat Koba, karena selama ini kami belum memiliki sarana gedung pendidikan permanan dan  memadai untuk mengajarkan ilmu agama. Anak-anak mengaji di masjid,” papar Apri Panzupi, Ketua TPK Kelurahan Berok kepada penulis. Diungkapkan Apri Panzupi, usulan pembangunan Gedung TPA di Kelurahan Berok diajukan mengingat daya tampung yang tidak mencukupi di gedung TPA yang lama. Banyak anak-anak atau santri yang harus mengantre saat menjalankan aktivitas. Usulan lain di bidang pendidikan yakni bantuan honor bagi guru Madrasah yang berada di Desa Terentang III.  Bantuan dari alokasi BLM PNPM MPd.  berupa insentif tambahan bagi 6 tenaga pengajar yang diberikan selama 1 tahun anggaran.


(Junaidi, S.E., Ketua UPK Kecamatan Koba, Kab.Bangka Barat)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar